MALAM TAKBIRAN

mIMG_1216IMG_1217 Malam takbiran begitu meriah dengan adanya takbir keliling. Sejak adanya kesepatan bahwa lebaran Idul Fitri 1435 H sudah ditetapkan oleh Pemerintah maka langsung Remaja Masjid di Jl. Nuri Timur bergembira ria dengan mengadakan pawai takbir kelilinng.

Pawai takbiran ini tampaknya lebih sedikit pesertanya karena persiapan yang kurang sempurna dari pengelola takbir keliling. Selain jumlah peserta yang lebih sedikit juga tampilannya tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya. Hal inilah mengapa kondisinya tampak statis yang tanpa ada perubahan. Oleh karena itu perubhan itu penting biar menambah semanat dari yang akan melaksanakan takbiran. Tidak hanya itu rute untuk takbiranpun jauh berbeda dari tahun yang lalu. Ini hanya berkisar sejalur RW saja dan sudah kembali ke dalam Masjid.
Tidak itu saja para remaja Masjid juga tampak lebih sunang untuk bermain sendiri dari pada untuk mengumandangkan takbir

IDUL FITRI 1435 H

Lebaran atau lebih di kenal Hari Raya Idul Fitri untuk masyarakat Indonesia memang punya makna yang tersendiri. Hal ini ditandai dengan banyaknya kaum Muslimin dan juga Muslimat yang mudik atau mengunjungi para orang tua mereka di kampung halaman.
Tradisi ini sudah berlangsung puluhan tuhun yang lalu dan sampai sekarang masih terus bertahan. Walaupun alat komunikasi sebenarnya juga dapat digunakan untuk menjembatani antara dirinya dengan orang tua, namun hal ini tidak memudarkan mereka untuk tetap pulang kampung.
Hal inilah yang menyebabkan perayaan Idul Fitri di Indonesia begitu meriah dan begitu semarak dari pada Idul Fitri di Tanah Arab
IMG_1229Kegembiraan ini tampak khususnya pada anak anak yang saat tiba Idul Fitri harus memakai baju dan sandal baru. Demikian juga pada remaja keceriaan ini tampak menghiasi wajah mereka saat buka puasa terakhir di bulan Ramadhan. Orang tuapun juga tampak gembira dengan telah mendapatkan tunjangan gaji satu bulan penuh yang disebut dengan THR. Pokoknya menjelang dan pada saat Idul Fitri semua kaum Muslimin dan Muslimat begitu gembira dan bahagia.
Padahal menurut Syariat Agama orang yang berbahagia di malam Idul Fitri adalah mereka yang merasa puasanya sesuai dengan syariat, tidak ada yang ketinggalan, ibadah tarawih dan Tadarusnya juga optimal di bulan Ramadhan dan yang paling penting adalah diampuni dosa dosanya oleh Allah rabbul Alamin.IMG_1175

Mari kita lihat keluarga Pak Chabib Junaedi yang pada lebaran tahun ini terasa berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Tahun ini kelihatannya lebih sepi bila dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena banyak dari saudara saudara Pak Chabib Junaedi yang harus menghadap Allah sebelum Ramadhan datang, seperti Pak Sumarso. mbah Giyah, Pak Ajid dan lainnya yang semua ini menjadikan lebaran tahun ini harus istirahat dari kegiatan Mudik mengunjungi para orang tua. Walaupun sebenarnya hal ini tidak diinnginkan namun kita tetap mengikhlaskan sebagai sebuah keputusan Allah SWTProsesi Wisuda TPQ ANNUR 012Kita hanya dapat mengumadangkan doa semoga arwah para oang tua ini mendapat tempat yang layak disisi Allah sesuai dengan amal perbuatannya serta diampuni dosa dosa mereka sehingga mudah mendapat rahmat Allah untuk memasuki surganya Allah robbul alamin. Walaupun lebaran terasa sepi meskipun yang mudik juga tak kalah banyaknya kita berharap kebahagiaan ini tetap menyelimuti kita semua. Taqobalallahuminna wamingkum minal aizin wal fa idziin

UJIAN NASIONAL MASIH BARANG YANG MENAKUTKAN !

Keluarga besar Chabib Junaedi

Berkomentar UN

Ujian Nasional baru saja digelar untuk tingkat SMA/MA tiga hari yang lalu atau tepatnya dari tanggal 14 April 2014 sampai dengan 16 April 2014 sedangkan untuk tingkat SMP/MTs akan digelar pada tanggal 5 Meri 2014 mendatang.
Ujian Nasional memang sudah sering digelar, aliyas setiap tahun, namun hasil dari yang didapatkan terhadap ujian ini memang belum pernah dievalusai secara komprehensif. Dari sebelumnya ujian ini katanya hanya untuk pemetaan namun saat ini adalah vonis terhadap kelulusan siswa. Seolah pengajar mapel UN tidak diberi kewenangan untuk ikut urun rembug tentang hasil kelulusan evaluasi ini, karena sudah ditentukan oleh pusat akan kelulusannya.
Jika anak didik asuhannya lulus, secara otomatis para pengajar mapel UN ini merasa lega dan puas, sebab apa yang selama ini diprogramkan menuai hasil yang menyenangkan yaitu LULUS ujian. Namun jika yang terjadi sebaliknya para pengajar mapel UN ini merasa kecewa mengapa hal ini menimpa anak asuhannya yang selama 3 ( tahun ) lamanya di didik dan di ajari materi mapel UN tersebut.
Saya tidak tahu apakah soal paketan untuk suatu sekolah ini sudah dievaluasi tentang kondisi siswa dari setiap wilayah, sudah dievaluasi tentang kelengkapan peralatan belajar siswa atau belum, sudah dievaluasi tentang tenaga pengajarnya memang benar benar profesional dengan mapel UN yang diembannya atau belum. sudah dievaluasi tentang konsdisi perpustakaannya apakah memang sudah standar atau belum dan sudah divaluasi tentang kondisi masyarakat setempat apakah memang termasuk masyarakat pelajar, pedagang atau masyarakat yang tetinggal.
Mestinya setiap tahun ada evaluasi terhadap semua kriteria tersebut. Sehingga UN bukan merupakan komoditi bisnis belaka namun juga mencakup tentang kemampuan dan budaya serta adat setempat. Sekolah sekolah yang kategori kurang, mestinya ada pembinaan untuk meningkatkan mutu dari segi tenaga pengajar sampai masalah perbukuan yang semakin pelik.
Dalam kenyataannya anak yang lulus saja masih belum dipercaya oleh lembaga pemakai lulusan apakah itu diperusahaan, apakah itu diperintahan atau pun juga di dalam masyarakat tehnik lainnya. Akibatnya kelompok kelompok tersebut masih harus menguji lagi apakah lulusan UN ini pantas atau tidak untuk dikaryakan diperusahaannya atau diusahanya maupun juga di bidang pekerjaan kantor kantor pemerintah.
Kalau lembaga lembaga pemakai kululusan UN ini saja masih sangsi terhadap lulusan UN ini, mengapa Sekolah/Madrasah serta BSNP tidak pernah mengambil langkah langkah yang jitu agar lulusannya siap pakai?
Lalu untuk apa UN setiap tahun digelar dengan memakan anggaran milyaran rupiah, namun belum mendapat kepercayaan dari masyarakat terhadap hasil dari lulusannya ? Apakah sistemnya yang salah, apakah prosedurnya yang salah, atau apakah kegiatan ini tidak pernah mendapat lisensi dari lembaga lembaga pemakai lulusan UN ?
Selama ini UN masih merupakan barang yang menakutkan sekaligus membuat depresi siswa.
Lalu bagaimana cara merubah menset masyarakat bahwa UN adalah hal yang merupakan sebuah kebutuhan sekaligus penjamin kwalitas lulusan sehingga siap pakai !

PEMILU LEGISLATIF 2014

CHABIB JUNAEDI KOMENTAR PEMILU LEGISLATIF

CHABIB JUNAEDI KOMENTAR PEMILU LEGISLATIF

Pemilu untuk memilih anggauta DPR RI, DPRD I, dan DPRD II serta DPD akan segera digelar pada hari Rabu, 9 April 2014. Kesemarakan menyongsong kegiatan ini sudah mulai menggema sejak digelarnya kampanye di berbagai daerah di wilayah Indonesia, oleh para kontestan Pemilu yang tergabung dalam 12 Partai Pemilu yang sudah jadi ketetapan KPU selaku penyelenggara Pemilu tingkat Nasional tahun penyelenggaraan 2014 dan akan mencapai puncaknya pada hari Rabu, 9 April 2014.
Sudah lebih dari 3 (kali) penyelenggaraan Pemilu digelar, untuk menentukan nasib bangsa ini untuk kurun waktu paketan lima tahun sekali ini, namun sampai saat ini pemerintahan yang terjadi belumlah seperti apa yang diharapkan oleh banyak orang khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.
Bangsa Indonesia pasca lepasnya orde Baru di tahun 1998, masih dirundung oleh kesibukan koruptor didalam menggerogoti uang negara, Kemiskinan yang masih belum teratasi maksimal, barang konsumsi kebutuhan pokok yang masih mahal yang belum terjangkau oleh rakyat miskin, Pengangguran yang masih banyak, Biaya pendidikan yang masih tinggi sehingga banyak anak anak usia sekolah masih banyak yang belum seluruhnya mengeyam pendidikan yang optimal. Tidak hanya itu masalah penegakkan hukum juga masih tajam ke bawah belum tajam ke segala arah, sehingga banyak warga negara yang tidak mempunyai uang banyak masih menjadi korban penegakkan hukum.
Kasus perbatasan negara dengan negara lain juga masih lemah sebab bangsa lain merasa leluasa untuk merebut wilayah jengkal tanah dari pulau pulau terluar Indonesia yang diklaim sebagai milik mereka. Mengapa bangsa Indonesia masih diam saja dalam soal pertahanan mempertahankan wilayah tanah air ini ?
Kasus Daging Sapi juga sampai saat ini belum mencapai titik menggembirakan sebab harga daging Sapi masih terlalu mahal. Padahal kebutuhan akan protein hewani sangat penting khususnya bagi generasi penerus bangsa ini yang masih anak anak yang dalam pertumbuhan, harus terganjal tidak bisa makan daging Sapi karena daging Sapi sangat melambung tinggi.
Akibat dari mahalnya daging Sapi yang mahal ini banyak para pedagang seperti Bakso dan sejenisnya ikut ikutan nakal dengan mengganti daging Sapi dengan daging Babi, daging Tikus Wirok dan daging haram lainnya. Sungguh sangat memprihatinkan kehidupan setelah lengsernya Orde Baru sampai saat ini.
Mengapa wakil rakyat di DPR baik dipusat maupun di daerah belum berubah dengan jaman DPR diera Soeharto ? Padahal mereka yang menurunkan Soeharto, dan menggantinya dengan nama orde Reformasi namun kenyataannya malah lebih parah dari kondisi di jaman Soeharto !
Katanya Soeharto koruptor dan antek anteknya tapi mengapa di era Reformasi malah lebih parah dan tambah berani lagi dalam hal kasus korupsi ini !
Wakil rakyat seharusnya tidak usah diajari hukum, mestinya juga sudah harus tahu kalau korupsi ini membahayakan kehidupan bernegera. Kalau para calon wakil rakyat ini tidak bisa memimpin bangsa ini mbok ya mundur saja sebelum disumpah sebagai pejabat negara.
Mewakili rakyat di DPR mestinya harus berjuang memikirkan nasib rakyat. Bukan bekerja sebagai karyawan DPR dengan menuntut gaji yang besar, dan berencana untuk jadi koruptor.
Mestinya untuk jadi calon wakil rakyat harus sudah pernah jadi rakyat miskin, yang berjuang untuk merubah kemiskinan. Harus berasal dari rakyat biasa yang bodoh yang berjuang merubah kebodohannya melalui kerja keras belajar bukan beli ijazah. Pernah hidup melarat dan berjuang untuk merubah nasibnya dengan ilmu yang dimilikinya dengan kerja keras, bukan main tipu daya dengan merubah kuitansi untuk memperkaya diri sendiri.

KURIKULUM 2013

Sosialisasi terhadap kurikulum 2013 di akhir tahun 2013 ini lagi gencar gencarnya dilakukan melalui kegiatan sosialisasi. Tidak tanggung tanggung para penyaji materi sosialisasi diambilkan dari para dosen di berbagai Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Indonesia. Hal ini betujuan agar sosialisasi kurikulum baru 2013 harus sukses.

Chabib Junaedi-penulis artikel

Chabib Junaedi-penulis artikel

Mengapa kurikulum di Indonesia selalu berubah ? Untuk menjawab pertanyaan ini sebenarnya adalah dari Pemerintah sendiri selaku penyelenggara kegiatan pendidikan Nasional. Walaupun begitu penulis hanya mengira ira dan ini sifatnya juga sepihak dari tingkat bawah. Bahwasanya pendidikan Indonesia yang dari tahun 1945 sampai sekarang, dinilai bahwa kemandirian pribadi maupun kemandirian sebagai bangsa dianggap belum tercipta. Hal ini terjadi, Indonesia masih sangat tergantung kepada negara lain. Contohnya seperti soal kedelai saja, yang mana kedelai itu lebih banyak di butuhkan oleh para pengrajin tahu tempe, yang menduduki skala yang besar, namun mereka dari tahun ke tahun kehidupannya juga belum banyak berubah dikarenakan harga kedelai yang sering cenderung untuk naik. Hal ini sangat mengganggu stabilitas ekonomi para pengrajin tahu tempe. Dan negara yang menjadi tumpuan kita adalah Amerika Serikat. Dalam soal teknologi juga tidak berbeda. Indonesia yang selalu mendapat julukan negara pasar dari para produsen teknologi, elektronika, mesin atau automotive, belum mandiri sedangkan, negara Asean lainya seperti Malaysa, Thailan dan lainnya sudah lebih dahulu mandiri.
Namun sayangnya, mengapa tidak dari dulu Indonesia menerapkan kurikulum yang langsung dapat membuat mandiri ? Sehingga seolah olah produk Kurikulum ini ibarat sebuah proyek Pemerintah saja. Dan apakah kurikulum ini memang sudah final ? atau akan terus berubah sehingga makna “Mandiri” itu hanya sebuah buah bibir saja yang tidak akan pernah terwujud.
Kalau perubahan Kurikulum ini hanya sebuah perkerjaan pemerintah agar proyeknya dapat segera dapat uang, maka sosialisasi ini juga tidak akan pernah berarti.
Mestinya bukan perubahan Kurikulum yang terus menerus tanpa batas, lebih baik buat kurikulum baku yang mujarab yang dapat merubah pola pikir mandiri dalam waktu yang singkat. Seperti jepang setelah buminya di bom atom oleh sekutu di tahun 1945 hanya dalam tempo 12 tahun saja mereka sudah dapat mandiri. Dan Indonesia saat ini menjadi terjajah oleh Jepang dalam hal teknologi  tepat guna, sebab Indonesia adalah negara konsumtif bukan produktif.

BER-QURBAN 1434 H

Dari segi bahasa, qurban berarti sesuatu yang dikorbankan karena Allah subhanahu wata’ala.
Dari sudut syara ‘, qurban bermaksud menyembelih binatang tertentu pada waktu-waktu tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala.
pensyari’atan DAN HIKMAHNYA ) qurban telah disyari’atkan pada tahun kedua hijrah sama seperti ibadah zakat dan shalat Hari Raya. Firman Allah subhanahu wataala: {فصل لربك وانحر} Maksudnya: Maka

Keluarga besar Chabib Junaedi

Keluarga besar Chabib Junaedi

dirikanlah salat karena Tuhanmu dan sembelihlah kurban (sebagai tanda syukur) (Surah Al-Kauthar 108:2) Hikmah disyari’atkan qurban adalah sebagai tanda bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala di atas segala nikmat yang berbagai dan juga di atas kekalnya manusia dari tahun ke tahun. Ia juga bertujuan menjadi kifarah bagi pelakunya, apakah disebabkan kesalahan yang telah dilakukan atau dengan alasan kecuaiannya dalam menunaikan kewajiban di samping memberikan kelegaan kepada keluarga orang yang berqurban dan juga mereka yang lain. Qurban tidak memadai dengan mengulurkan nilai harganya, berbeda dengan ibadah zakat fitrah yang berarti memenuhi kebutuhan kaum fakir, Imam Ahmad dikatakan menyebut praktek menyembelih qurban adalah lebih afdhal dari bersedekah dengan nilai harganya.
Tidak seharusnya seorang shobibul qurban memerintah orang lain untuk menyembelih hewan qurbannya. Karena didalam berkurban ini, lebih ditekankan kita membunuh sifat kebinatangan yang ada didalam diri kita dengan cara diujudkan dalam menyembelih hewan qurban.
Shalat dan qurban adalah ibadah dalam satu paket. Keduanya memiliki bobot yang sama. Dan kedua duanya harus ditunaikan. Kita tidak dapat mengklaim bahwa sholat itu lebih penting dari pada qurban. Atau qurban itu justru lebih penting dari sholat.

Pak De Marso Telah Meninggalkan Kita Semua, Untuk Selamanya

marso

Pak De Marso dalam kenangan

Diluar dugaan banyak pihak  Pak De Marso pada hari ini Senin tanggal 30 September 2013 jam 04.30 menghembuskan nafasnya yang terakhir di Rumah Sakit Umum Kabupaten Cilacap, yang kurang lebih 8 hari lamanya beliau di rawat karena menderita sakit. Dalam usia 61 tahun
Diagnosa pertama beliau hanya diduga sakit di sekitar lambung dan usus, karena sering muntah muntah dan buang air besar yang terlalu sering. Namun saat memasuki hari ke tiga beliau dirawat ternyata beliau menderita struk yang sebenarnya sudah akut. Hal ini terbukti bila tangan memegang sesuatu pasti lepas dan bila ingin memasukan ke dalam mulut sendok yang berisi makanan atau obat arahnya tidak sesuai yang diharapkan.
Kemudian beliau akhirnya di lakukan foto torak cytiscan, dan baru ketahuan kalau di otak bawah sudah banyak gumpalan gumpalan hitam. Artinya di otak sudah banyak terjadi pendarahan karena pembuluh darah yang pecah.
Hal ini menurut catatan dari dokter syaraf yang ikut menangani penyakitnya, mengatakan kalau berobat pada saat ini sudah dikategorikan terlambat. Akhirnya jiwa beliu sulit untuk di pertahankan.
Namun semua itu memang sudah menjadi suratan takdir bagi beliau sebab ada ada saja penyebab yang mengawalinya namun data diagnosa dari gejala yang ditimbulkan tidak dapat dideteksi dengan baik bahkan malah salah diagnosa.
Sepeninggalnya Pak Marso memang banyak orang yang merasa kehilangan, mulai dari saudara, kerabat dekat, teman kerja apalagi para tetangga yang tiap hari hampir merasa harus cengar cengir karena lucunya beliau bila bicara.
Bagaimanapun beliau adalah tokoh masyarakat khususnya di wilayah Jl. Duren. Kini beliau hanya ada dalam kenangan, selamat jalan Pak Marso semoga engko mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dosanya.
Kita memang sedih karena beliau pergi yang tidak mungkin dapat kembali lagi ke dunia. Kita harus mengikhlaskan beliau agar perjalanannya menghadap tuhan di beri kemudahan.
Kepada yang ditinggalkan Ibu Tukiyah istri mendiang Pak Marso, semoga tetap tabah dalam menghadapi hidup ini.
Beliau dimakamkan di Karangsawang Sampang kab Cilacap kurang lebih 30 km dari rumah duka.
Upacara pemberangkatan jenasah pada jam 12.30 yang mundur beberapa menit dari yang direncanakan sebelumnya jam 11.00 WIB. Karena pertimbangan ada saudara yang belum menyaksikan jenasah beliau akhirnya upacara pemakamanpun di undur.
Jenasah naik ambulan jenazah dari mobil jenasah NU Gumilir, saat membawa jenasah Pak Marso di dekat jembatan maos roda belakang mobil ambulan jenasah ini lepas. Namun tidak memakan waktu yang lama ternyata mobil penggantinyapun datang. Walaupun sebelumnya tidak tampak adanya kerusakan yang muncul namun saat bergerak kurang lebih 25 km dari rumah duka roda ambulan ini baru lepas